Setelah lulus, muncul banyak cabang jalan. Jauh beda dengan zaman sekolah, kehidupan pasca wisuda-ku jadi lebih bisa memilih. Mau mencari pengalaman dengan basic ilmu yang dipunya, atau melanjutkan kecintaan yang sempat tertunda? Lalu beberapa jam lalu aku justru punya cita-cita baru. Atau memilih pasrah "Yang mana yang rezeki saja".
Aku pernah"terpaksa"diawalnnya untuk menekuni sesuatu hal yang aku tolak. Aman. Walaupun mati-matian tapi syukurlah semua aman. Kini situasinya berbeda, ada yang bisa aku perjuangkan dulu, konsekuensinya jika salah langkah mungkin akan berbekas sepanjang ingatanku. Lagi-lagi yang sederhana ku buat rumit.
Bahagia, kecintaan akan suatu hal, itu semua kita yang memunculkannya, bukan keadaan.
Namun, tergelincir karena suatu pilihan, juga karena kita yang memunculkannya.
Kemudian pahamilah, mengapa kita harus berserah pada kuasa diatas kuasa kita -setelah berusaha-
Ada kuasa diatas kuasa kita..
No comments:
Post a Comment